27 Jul 2010

Yohanis Makanuay, Calon Bintang Masa Depan Persipura

Tak Gentar Bersaing dengan Boaz Solossa dan Tinus Pae

Yohanis Makanuay mungkin belum familier di telinga pencinta bola Papua. Maklum, dia baru setengah musim bergabung dengan Persipura. Impiannya adalah tetap menggunakan kostum merah hitam, kendati jarang diturunkan.

ABDEL G. NASER, Jayapura

----------------------------------------------------------------

BAWAANNYA sedikit pendiam. Namun, dia ramah kala diajak ngobrol. Pria tersebut adalah Yohanis Makanuay. Dia berstatus sebagai pemain Persipura Jayapura sejak Februari lalu.

Yohanis diambil untuk melapis lini depan yang dinilai cukup rawan jika sewaktu-waktu Boaz Solossa dipanggil ke timnas Indonesia. Saat ini, sejumlah pemain Mutiara Hitam -julukan Persipura- langganan dipanggil untuk mengikuti pelatnas dan hanya menyisakan Tinus Pae dan Alberto "Beto" Goncalves di barisan penggempur.

Namun, Beto sering cedera. Mau tidak mau, Persipura perlu mencari striker pelapis. Yohanis pun jadi pilihan.

Memang, kiprah pemain kelahiran Jayapura 14 Januari 1984 itu baru seumur jagung. Kontribusinya terhadap tim juga belum banyak. Pemain muda yang sebelumnya membela Perseman Manokwari, tim Divisi Utama, tersebut kadang masih tertutupi oleh kemampuan Boaz dan Tinus yang semakin tajam.

Untung, Yohanis tidak patah arang. Baginya, di situlah letak kompetisi yang sehat. Jika pemain menunjukkan loyalitas dan kerja keras, tentunya pemain itulah yang akan ditunjuk oleh pelatih.

"Ini cita-cita saya sejak dulu, bagaimana bermain dan membela Persipura," ungkap Yohanis setelah membela Persipura melawan Pelita Jaya pada second leg babak delapan besar Piala Indonesia 2010 di Stadion Mandala, Jayapura, 19 Juli lalu.

Sebelum bergabung dengan Persipura, Yohanis membela Perseman Manokwari selama dua musim. Saat itu, dia masih bermain dengan gelandang Persidafon Dafonsoro, Isak Wanggai, dan pernah berstatus sebagai top scorer Divisi Utama PSSI untuk pemain lokal pada musim 2008-2009.

Putra keempat di antara enam bersaudara tersebut mengungkapkan bahwa Persipura merupakan tim impiannya. Itu yang membuatnya pantang berpindah klub selama Persipura masih membutuhkan tenaga dan kemampuannya.

"Sama sekali tak tebersit untuk pindah, sekalipun saya masih jarang dimainkan. Bagi saya, ini kesempatan langka untuk memberikan apa yang saya miliki," bebernya.

Pemain dengan jersey 24 tersebut mengawali karir di sepak bola sejak 2000. Saat itu, dia tergabung dalam klub lokal, RBC, hingga 2002 dan mengantarkan RBC keluar sebagai juara Divisi Utama Persipura. Setelah itu, dia memilih kuliah di Universitas Papua dan membela tim Unipa. Bersama Unipa, dia berhasil menjadi runner-up Divisi Utama Perseman Manokwari pada 2005.

Pada tahun itu pula, dia memilih pindah klub dengan memperkuat Persisos Sorong Selatan, anggota Divisi III Zona Papua dan Maluku. Sayang, dia gagal membawa timnya lolos ke babak nasional. Satu tahun kemudian, dia kembali hijrah memperkuat Persetebin Bintuni, klub Divisi III Zona Nasional. Namun, dia kembali gagal membawa timnya naik level.

"Suatu saat nanti jika diberi kesempatan, saya ingin meraih gelar juara tidak saja di Piala Indonesia, tetapi juga Indonesia Super League (ISL)," imbuhnya.

--------------------------------------------------------------------

Data Diri

Nama : Yohanis Makanuay

Lahir : 14 Januari 1984

Ayah : Otniel Makanuay

Ibu : Mathelda Yakadewa



Sumber : http://www.jawapos.co.id/sportivo/index.php?act=detail&nid=146496

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagaimanakah tanggapan Anda tentang hal ini.
Silahkan menuliskan komentar Anda pada opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi.